KARYA TULIS ILMIAH
MANFAAT TUMBUHAN KUMIS KUCING UNTUK
PENGOBATAN
Di susun untuk
melengkapi tugas Karya Tulis Ilmiah
SMP NEGERI 3 TUBAN
TP. 2011/2012
PEMERINTAH
KABUPATEN TUBAN
DINAS
PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA
SMP
NEGERI 3 TUBAN
Jalan Sunan Kalijaga No. 67 Telp.
(0356) 321205 Fax. (0356) 326102
Website : http://www.smpn3sbituban.com
Email : smpn3sbituban@yahoo.co.id
HALAMAN PENGESAHAN
Karya
tulis ini telah tersusun untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia Tahun Pelajaran
2011/2012 dengan judul “MANFAAT
TUMBUHAN KUMIS KUCING UNTUK PENGOBATAN” yang di susun oleh Dianis Elmia
Khoiroh.
Disahkan pada Tanggal : 1
Maret 2012
YANG MENGESAHKAN
:
Wali Kelas IX – C Guru Pembimbing
Abdul Mu’in,
S.Pd Suskandiati,
S.Pd
NIP. 19550415 198002 1 002 NIP. 19610927 198512 2 001
HALAMAN
PERSEMBAHAN
Karya Tulis Ilmiah ini saya
persembahkan untuk
semua pihak yang telah mendukung
saya, yaitu :
1. Bapak Soesetijo
selaku Bapak Kepala Sekolah.
2. Ibu Suskandiati
selaku guru pembimbing.
3. Bapak Abdul
Mu’in selaku wali kelas 9 C.
4. Kedua Orang Tua
saya yang selalu mendukung saya.
5. Semua pihak yang
membantu saya dalam mengerjakannya.
| Kata Pengantar |
Puji syukur saya panjatkan atas
kehadirat Allah SWT, berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya, karya tulis ilmiah
ini dapat terselesaikan dengan baik. Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini
yaitu unutk memenuhi tugas Bahasa Indonesia Tahun Pelajaran 2011/2012.
Penulisan karya tulis berdasarkan
atas bimbingan dari guru pembibing Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, perkenankanlah
saya untuk menyampaikan ucapan terimakasih kepeda :
Bapak Dr. H. Soesetidjo, M.Pd., MH. selaku Kepala Sekolah SMP
Negeri 3 Tuban.
2 Ibu Suskandiati, S.Pd selaku guru pembimbing Bahasa
Indonesia.
3 Bapak Abdul Mu’in, S.Pd selaku wali kelas 9 C.
4 Semua pihak yang telah mendukung saya.
Saya sadar, sebagai seorang pelajar
yang masih dalam proses pembelajaran,
Penulisan
karya tulis ilmiah ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, saran dan
kritik yang bersifat positif saya harapkan untuk memperbaiki penulisan karya
ilmiah di masa yang akan datang.
Tuban,
1
Maret 2012
Penulis.
MOTTO
“KENALI TUMBUHAN DI SEKITARMU DAN COBA TEMUKAN
MANFAAT BESARNYA”
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
HALAMAN
PENGESAHAN
MOTTO
HALAMAN PERSEMBAHAN
KATA PENGANTAR
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Masalah
1.2 Rumusan
Masalah
1.3 Pemecah
Masalah
1.4 Tujuan
1.5 Manfaat
BAB II LANDASAN
TEORI / ISI
2.1 Kandungan
Kimia
2.1 Khasiat Tumbuhan Kumis
Kucing
2.3 Konsep Pengobatan
2.4 Cara pemakaian di masyarakat
2.5 Budidaya Kumis Kucing
BAB III PENUTUP
3.1 Simpulan
3.2
Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BIODATA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Penggunaan bahan alam, baik sebagai obat maupun tujuan
lain cenderung meningkat, terlebh dengan adanya isu back to nature. Obat tradisional dan tanaman obat banyak di gunakan
masyarakat terutama dalam upaya preventif, promotif dan rehabilitatif. Smentara
ini banyak ornag beranggapan bahwa penggunaan tanaman obat atau obat
tradisional relative lebih aman di bandingkan obat sintesis. Agar penggunaannya
optimal, perlu di ketahui informasi yang memadai tentang tanaman obat.
Informasi yang memadai akan membantu masyarakat lebih cermat untuk memilih dan
menggunakan suatu produk obat tradisional atau tumbuhan obat dalam upaya
kesehatan.
Sekarang ini manusia lebih banyak menggunakan obat
dari dokter daripada memanfaatkan tumbuahn di sekitarnya untuk di jadikan obat.
Kumis kucing merupakan tumbuhan yang memiliki berbagai khasiat terutama
kandungan kimia yang ada di dalamnya serta bagian tumbuhan yang di gunakan dan
pemanfaatannya.
Seluruh bagian kumis kucing dapat di manfaatkan untuk
mengobati beberapa penyakit. Adapun konsep pengobatan yang di gunakan dan efek
dari senyawa tanaman kumis kucing ini dapat pula menghancurkan atau meluruhkan
batu yang ada di saluran kencing.
Tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth) mudah sekali di temukan di seluruh
nusantara. Tanaman ini sangat mudah tumbuh sehingga mudah di kembangbiakkan.
Kumis kuicng sudah di gunakan masyarakat untuk di uretik, pengobatan
hipertensi, gout dan rematik. Pada penyakit gout dan rematik terjadi inflamasi,
karena inflamasi merupakan manifestasi dari kerusakan jaringan. Tanaman kumis
kucing mengandung berbagai senyawa kimia, salah satunya adalah flavonoid.
1.1
Rumusan Masalah
Dengan melihat latar belakang yang
telah dikemukakan maka beberapamasalah yang dapat penulis rumuskan yang akan di
bahas di karya tulis ilmiah ini adalah :
1.1.1 Kandungan kimia apa saja
yang terkandung di dalamnya ?
Kandungan kimia kumis kucing adalah orthosiphon glikosida,
minyak atsiri, sponin, sopofonin, kalium.
1.1.2 Apa saja khasiat tumbuhan
kumis kucing untuk pengobatan ?
Tanaman ini memiliki sejumlah khasiat untuk menyembuhkan
berbagai jenis penyakit.
1.1.3 Bagaimana konsep
pengobatan kumis kucing ?
Efek dari senyawa tanaman ini dapat menghancurkan
(meluruhkan) batu yang ada di saluran kencing.
1.1.4 Bagaimana cara pemakaian
di masyarakat ?
Pemakaiannya dengan menggunakan aturan dan dosis tertentu.
1.1.5 Bagaimana budidaya
tumbuhan kumis kucing ?
Tumbuhan ini mudah diperbanyak dengan
biji.
1.2
Pemecah Masalah
Kandungan
kimia kumis kucing yang telah diketahui adalah orthosiphon glikosida, minyak
atsiri, sponin, sopofonin, kalium. Tanaman ini memiliki sejumlah khasiat
untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Efek dari senyawa
tanaman ini dapat menghancurkan batu yang ada di saluran kencing. Pemakaiannya
dengan menggunakan dosis atau aturan tertentu. Tumbuhan ini mudah diperbanyak
dengan biji.
1.3
Tujuan
1.4.1 Tujuan Umum : Karya tulis ini di buat, supaya pembaca
mengetahui manfaat dari tanaman kumis
kucing untuk pengobatan.
1.4.2 Tujuan Khusus : Karya tulis ini di buat, untuk menambah nilai
tugas Bahasa Indonesia.
1.4
Manfaat
1.4.1
Supaya masyarakat mengetahui tentang manfaat tumbuhan
kumis kucing.
1.4.2
Supaya masyarakat mengetahui kandungan kimia dalam tumbuhan
kumis kucing.
1.4.3
Supaya masyarakat bisa memanfaatkan tumbuhan kumis kucing
sebagai pengobatan.
1.4.4
Supaya mesyarakat mengetahui cara pengobatan tumbuhan kumis kucing.
1.4.5
Supaya masyarakat mengetahui cara pembudidayaan tumbuhan
kumis kucing.
BAB II
LANDASAN
TEORI / ISI
2.1 Kandungan kimia
Kandungan kimia kumis kucing yang
telah diketahui adalah orthosiphon glikosida, minyak atsiri, sponin, sopofonin,
kalium. Setiap 100 gram daun segar terdapat 738 mg kalium. Kumis kucing
memiliki sifat sejuk dan sedikit pahit. Senyawanya berkhasiat mengobati
penyakit batu ginjal karena memiliki efek penghancur batu, peluruh air seni
(diuretik), dan antiradang (antiinflamasi).
Daun mengandung minyak atsiri
0,02-0,06% terdiri dari 60 macam sesquiterpens dan senyawa fenolik. 0,2%
flavonoid lipofil dengan kandungan utama sinensetin, eupatorin, skutellarein,
tetrametil eter, salvigenin, rhamnazin; glikosida flavonol, turunan asam kafeat
(terutama asam rosmarinat dan asam 2,3-dikaffeoil tartarat ),
metilripariokromen A 6-(7,8-dimetoksi-2,2-dimetil [2H,1-benzopiran]-il),
saponin serta garam kalsium (3%) dan myoinositol.4,9,13) Hasil ekstraksi daun
dan bunga Orthosiphon stamineus ditemukan metilripariokromen A atau
6-(7,8-dimetoksietanon).
Juga
ditemukan senyawa golongan flavonoid.
-
Sinensetin ( 5,6,7,3',4'- pentametoksi flavon )
-Tetrametilskutellarein
(5,6,7,4'-tetra metoksi flavon)
-5-hidroks
i 6,7,3',4' tetrametoksi flavone.
-Salvigenin
(5-hidroksi-6,7,4'-trimetoksi flavon)
-Kirsimaritin
(5,6-dihidroksi-7,4'-dimetoksi flavon)
-Pilloin
(5,3’-dihidroksi-7,4’-dimetoksi flavon)
-Rhamnazin
(3,5,4'-trihidroksi-7,3'-dimetoksi flavon)
Juga
ditemukan 9 macam golongan senyawa flavon dalam bentuk aglikon, 2 macam
glikosida flavonol, 1 macam senyawa kumarin, asam kafeat dan 7 macam senyawa
depsida turunan asam kafeat, skutellarein, 6-hidroksiluteolin, sinensetin.
2.2Khasiat
Tumbuhan Kumis Kucing
Kumis kucing
(Orthosiphon Spicatus BBS) berbentuk semak, batangnya basah, tingginya bisa
mencapai 1,5 meter itu. Bisa tumbuh di tempat yang kering maupun basah pada
ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, tanaman ini memiliki daun
berbentuk telur taji, tepi daunnya bergerigi kasar. Bunganya mengeluarkan
benang sari dan putik berwarna putih atau ungu.
Tanaman ini memiliki
sejumlah khasiat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Daunnya mengandung
kadar kalium (boorsma) yang cukup tinggi. Ia juga mengandung glikosida
orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat
dari tubuh. Terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.
Menurut buku Atlas
Tumbuhan Obat Indonesia karya Dr Setiawan Dalimartha, seperti dikutip situs
pusat data perhimpunan rumah sakit seluruh Indonesia (Persi), bunga tanaman
kumis kucing merupakan bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung
percabangan. Warnanya ungu pucat atau putih sedangkan benang sarinya lebih
panjang dari tabung bunga. Buah kumis kucing berupa buah kotak dan berbentuk
bulat telur. Tanaman ini bisa diperbanyak dengan biji maupun setek batang.
Herba tanaman ini
rasanya manis namun sedikit pahit. Herba kumis kucing ini bisa digunakan untuk
mengobati sejumlah penyakit yaitu infeksi ginjal akut dan kronis, rematik,
tekanan darah tinggi, kencing manis, kencing batu serta infeksi kandung
kencing. Untuk mengobati penyakit infeksi ginjal dan hipertensi, cuci 30 gram
herba segar kumis kucing, herba daun sendok dan rumput lidah ular. Rebus itu
semua dalam tigha gelas air sampai hanya tersisa satu gelas. Setelah dingin,
saring airnya lalu diminum setengah gelas sebanyak dua kali sehari.
Bagi yang menderita
infeksi saluran kencing, sering buang air kecil (volume sedikit dan
anyang-anyangan), bisa dicoba penyembuhannya dengan ramuan herba segar daun
kumis kucing, meniran, dan akar alang-alang masing-masing 30 gram lalu dicuci
sampai bersih. Bahan-bahan tersebut selanjutnya dipotong-potong seperlunya lalu
direbus dalam tiga gelas air hingga hanya tersisa setengahnya. Setelah dingin,
air tersebut kemudian diminum masing-masing setengah gelas sebanyak tiga kali
sehari.
Untuk mengobati
kencing batu, 90 gram herba kumis kucing dicuci bersih lalu direbus dalam satu
liter air hingga mendidih dan tersisa 750 cc. Setelah dingin, minumlah sebanyak
tiga kali sehari masing-masing sepertiga bagian. Minumlah ramuan ini hingga
penyakitnya sembuh.
Pengeluaran Air Kemih :
- Kumis Kucing 30 gram
- Kumis Kucing 30 gram
-
Akar Alang-alang 30 gram
- Meniran 30 gram
Semua dicuci sampai bersih, kemudian rebus dengan air sebanyak tiga gelas. Tunggu sampai mendidih, sampai tersisa kira-kira 1.5 gelas air. Kemudian ramuan tersebut diminum 3x sehari sebanyak setengah gelas.
Batu Ginjal :
- Daun kumis kucing 25 gram
- Daun ngokilo 25 gram
- Daun meniran dengan akarnya 25 gram
- Daun keji beling, dicuci 25 gram
Semua bahan diatas direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih. Minum semua air rebusan itu dalam sehari.
Atau bisa juga dengan cara berikut ini:
- Daun kumis kucing 3 genggam
- Daun keji beling dicuci 5 helai
Kedua bahan tadi direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Diminum airnya 2x sehari, pagi dan sore, selama 10 hari. Sesudah 10 hari, ganti dengan air rebusan jagung muda, 1 x sehari.
Agar pengobatan berjalan dengan lancar, Hindari makan durian, daging kambing, serta makanan pedas. Semoga bermanfaat (berbagai sumber)
- Meniran 30 gram
Semua dicuci sampai bersih, kemudian rebus dengan air sebanyak tiga gelas. Tunggu sampai mendidih, sampai tersisa kira-kira 1.5 gelas air. Kemudian ramuan tersebut diminum 3x sehari sebanyak setengah gelas.
Batu Ginjal :
- Daun kumis kucing 25 gram
- Daun ngokilo 25 gram
- Daun meniran dengan akarnya 25 gram
- Daun keji beling, dicuci 25 gram
Semua bahan diatas direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih. Minum semua air rebusan itu dalam sehari.
Atau bisa juga dengan cara berikut ini:
- Daun kumis kucing 3 genggam
- Daun keji beling dicuci 5 helai
Kedua bahan tadi direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Diminum airnya 2x sehari, pagi dan sore, selama 10 hari. Sesudah 10 hari, ganti dengan air rebusan jagung muda, 1 x sehari.
Agar pengobatan berjalan dengan lancar, Hindari makan durian, daging kambing, serta makanan pedas. Semoga bermanfaat (berbagai sumber)
Rematik
:
Sesendok
kecil daun kumis kucing yang dilumatkan, 1 sendok makan daun meniran yang sudah
dilumatkan juga, direbus dengan segelas air sampai airnya tinggal 3/4. Saring.
Lalu diminum.
Sakit pinggang :
7
helai daun dan 2 potong akar kumis kucing dicuci. Rebus dengan 1 gelas air.
Biarkan satu malam, baru diminum.
2.3Konsep Pengobatan
Kumis kucing merupakan
tanaman utama setelah keji beling yang harus ada dalam ramuan batu ginjal atau
kencing batu. Efek dari senyawa tanaman ini dapat menghancurkan (meluruhkan) batu
yang ada di saluran kencing.
2.4Cara
pemakaian di masyarakat
Mengobati
amandel
Daun
kumis kucing ¾ genggam, dicuci dan direbus dengan air bersih 3 gelas minum
sehingga hanya tinggal kira-kira ¾ nya, sesudah dingin disaring lalu diminum (
3 x sehari ¾ gelas minum).
Mengobati
encok
Daun
kumis kucing ¾ genggam, dicuci lalu direbus dengan air bersih 4 gelas sehingga
hanya tinggal kira-kira ¾ nya, sesudah dingin disaring lalu diminum (3 x sehari
¾ gelas).
Dosis
Untuk
diuretkum dipakai kurang lebih 25 gram daun segar atau yang sudah dikeringkan,
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, terhitung setelah air mendidih.
Hasil rebusan diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan siang.
Deskripsi
Perawakan
: Herba tegak, pangkal batang berkayu, percabangan dari pangkal, 0,4 - 2,0 m.
Batang: bersegi empat, beralur, berambut pendek. Daun: tunggal, berhadapan,
helaian bentuk bulat telur - bulat memanjang - lanset atau delta, pangkal
decureut - runcing - tumpul, permukaan dengan bintik-bintik kelenjar, kurang
lebih 10 cm x 0,75 - 5 cm, tangkai 3 cm. Bunga: susunan tandan, 7 - 29 cm,
berambut, tangkai bunga berambut, 1 - 6 mm. Kelopak: pada waktu mekar 4 - 7,5
cm, berbibir, pada buah 12 mm, gigi bibir bawah berambut puti - ungu, 13 - 27
mm, tabung 10 - 18 m, bibir 4,5 - 10 mm. Mahkota: keluar dari tabung kelopak,
tabung mahkota putih, berbibir, membengkok ke dalam. Benang sari: 4, panjang
dua, tertancap di dasar. Biji: Coklat gelap.
2.5Budidaya tumbuhan
kumis kucing
Tumbuhan
ini mudah diperbanyak dengan biji. Dalam 1 g biji berserat mengandung 2.500
biji, sedang yang tanpa serat mengandung 3000 biji. Daya kecambah biji cepat
menurun, oleh karena itu akan lebih baik bila digunakan biji-biji yang baru
(paling lama disimpan 1 bulan). Perbenihan perlu penyemaian agar tidak terlalu
banyak yang mati karena kekeringan, rusak oleh terik matahari, terlalu basah
atau lembab. Permukaan tanah persemaian dihaluskan dan sebaiknya dilapisi pasir
setebal 2-3 cm, kemudian ditutup dengan lembaran plastik dan diberi atap
pelindung. Jumlah benih yang diperlukan adalah 10 g tiap m persegi. 4-5 hari
setelah benih disebar merata akan tumbuh. Setelah benih berumur 1 minggu, mulai
diperjarang dan dicabut untuk dipindahkan ke lubang sebesar pensil yang dibuat
di permukaan bumbungan-bumbungan (tinggi 5 cm dan berdiameter 3 cm) tanah yang
telah dicampur dengan pupuk kandang yang dibungkus dengan daun. Tiap bumbungan
diisi 1 bibit. Pemeliharaan dilakukan dengan penyiraman pagi dan sore,
memperjarang bibit dan memusnahkan bagian bibit yang mulai terserang penyakit.
Setelah berumur 2 bulan, bibit dalam bumbungan sudah cukup besar dan kuat untuk
ditanam di kebun; dua minggu sebelum ditanam bibit dalam bumbungan dipindahkan
ke tempat yang lebih terang untuk melatih tanaman terhadap terik sinar
matahari. Ukuran bibit pada waktu dipindahkan di kebun mencapai tinggi 3-5 cm,
berdaun 4-5 helai, panjang daun 5-10 cm, lebar 2-3 cm. Ditanam pada tanah yang
kering atau tegalan pada musim hujan. Penanaman pada musim kemarau akan
berhasil bila dilakukan pada tanah yang
memungkinkan
untuk diairi (sawah). Pengolahan tanah dilakukan dengan mencangkul 2 kali atau
menggarpu 1 kali, meratakan tanah dan membuat saluran air di sekeliling petakan.
Pda keadaan tanah yang kurang baik tata airnya dicangkul lebih dalam, lalu
dibuat bedengan atau guludan dibuat lubang-lubang dengan jarak tanam 40-60 cm
untuk ditanam bibit. Penanaman sebaiknya dilakukan setelah lewat tengah hari,
agar tidak cepat layu (dianjurkan diberi naungan berupa daun atau batang
pelepah pisang, terutama bagi bibt yang kurang terlatih terhadap terik sinar
matahari selama di bumbungan; naungan sementara ini dilakukan selama 1-2
minggu). Pemeliharaan terdiri dari penyiraman atau pengairan bila 2 hari tidak
turun hujan, penyiangan dilakukan 3-5 kali, pemupukan dilakukan pada umur 3
minggu dan bila perlu pada umur 8 minggu setelah tanam (34 kg nitrogen tiap
hektar, peningkatan hasil 14%), dan dilakukan pemangkasan batang bunga agar
daun dapat tumbuh lebih banyak. Pemanenan pertama dilakukan pada umur 2 bulan
setelah tanam, selanjutnya dilakukan setiap 0,5 bulan sampai 1 bulan sekali,
sampai tanaman berumur 3-5 bulan setelah tanam.
BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
Kumis kucing merupakan tumbuhan yang
bisa di manfaatkan sebagai pengobatan tradisional untuk berbagai macam penyakit
dengan melihat kandungan kimia yang ada di dalamnya. Adapun efek senyawa yang
dapat menghancurkan batu pada saluran kencing. Penerapan untuk menggunakan
kumis sebagai obat harus paham dengan dosis yang di anjurkan dan cara
pemakaiannya serta efek-efeknya.
3.2 Saran
3.2.1 seharusnya kita mengenali tumbuhan di sekitar kita.
3.2.2 sebaiknya kita
mencari manfaat tumbuhan di sekitar kita.
3.2.3
sebaiknya kita membudidayakan tumbuhan tradisional sebagai pengobatan.
3.2.4
seharusnya kita mempelajari cara penggunaan dan pemanfaatan
tumbuahan tradisional sebagai
pengobatan
Daftar
Pustaka
Hariana, Arief, Drs. H. 2006 Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Jakarta :
Penebar Swadaya.
Soenarto, Hardi, dan Kuncoro, Sri. 2005 Hancurkan Batu Ginjal Dengan Ramuan Herbal.
Jakarta : Puspa swara.

sangt bagus mbak karya ilmiahnya, jgn lupa beri komentr di blog saya ya ini linknya BEKERLIPNYA AIR BENGAWAN BOJONEGORO
BalasHapusCheck out this blog "BEKERLIPNYA AIR BENGAWAN BOJONEGORO" http://ramadhankyuu.blogspot.com/2014/11/bekerlipnya-air-bengawan-bojonegoro.html
makasi mas, uda di visit.
Hapusfollow blog ini sekalian ya. thanks!
bagus mbak blognya
BalasHapusjgn lupa komenn di blogg saya jg ya
BEKERLIPNYA AIR BENGAWAN BOJONEGORO
Check out this blog "BEKERLIPNYA AIR BENGAWAN BOJONEGORO" http://ramadhankyuu.blogspot.com/2014/11/bekerlipnya-air-bengawan-bojonegoro.html
okee
BalasHapusterimakasih
Masyaallah bagus sekali mba tulisannya.
BalasHapusIzin copas mudah-mudahan bermanfaat buat masyarakat
Masyaallah bagus sekali tulisannya mba,
BalasHapusIzin copas, mudah mudahan bermanfaat buat kita semua
Grand National 2022 2021 | Casino | Mapyro
BalasHapusGrand National 양산 출장샵 2022 파주 출장마사지 takes place from June 30th until July 7th. Racecourse is open 24 화성 출장안마 hours 원주 출장안마 a day. Location: Grand National (Griven The 오산 출장샵 Lodge)